Bupati sedang memberikan bantuan kepada salah seorang ibu yang anaknya berpotensi stunting.(SPW)

KENDAL, TERASMEDIA.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari memberikan bantuan subsidi pangan bagi anak berpotensi stunting di dua lokasi yang ada di Kecamatan Patebon, Rabu(11/06/2025).

Dua lokasi tersebut yaitu, di Balai Desa Bangunrejo, dan Balai Desa Kebonharo.

Bupati dengan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati dan sejumlah pejabat dari Provinsi Jateng ini, memberikan bantuan terlebih dahulu di Balai Desa Bangunrejo.

Di balai desa ini, sebanyak 50 paket pangan yang diberikan untuk empat desa yakni, Desa Bangunrejo, Kumpulrejo, Sukolilan dan Desa Magersari.
Setelah dari Balai Desa Bangunrejo, rombongan menuju ke Balai Desa Kebonharjo.

Dii Balai Desa Kebonharjo ini, bupati memberikan bantuan sebanyak 54 paket untuk tiga desa. Di sela- sela acara ini, bupati mengatakan bahwa, daftar anak berpotensi stunting yang menerima bantuan tebus murah ini berasal dari laporan Puskesmas setempat.

“Paket ini, kalau di pasaran umum harganya Rp 170 ribu, tapi dalam acara ini, penerima cukup membayar Rp 20 ribu saja,”kata bupati.

Pakat tersebut berisi 2 kg telor, 1 kg beras fortivit, olahan ayam dan daging. Bantuan ini akan diberikan setiap satu bulan sekali selama delapan bulan atau hingga bulan Desember 2025 mendatang.

“Di Kecamatan Patebon, dari enam desa yang dilaporkan menerima bantuan, sebanyak 250 paket tebus murah yang dimulai sejak bulan Mei 2025 lalu,” ujar bupati.

Bupati berharap kepada orang tua anak berpotensi stunting, harus bisa mensyukuri berapapun nilai bantuan tersebut, karena yang diberikan ini sebagai bentuk perhatian dari Provinsi Jateng lewat Pemkab. Kendal.

Kades Bangunrejo, Subur menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jateng maupun Pemkab. Kendal, atas bantuan yang diberikan ini, meski harus menebus dengan harga Rp 20 ribu.

“Semoga masyarakat yang lain bisa menyadari dan tidak iri. Karena bantuan ini bukan bantuan paket sembako seperti pada umumnya, tapi bantuan bagi anak berpotensi stunting,” kata Subur.

Subur berharap, dengan adanya bantuan seperti ini, ke depan stunting di Kabupaten Kendal sudah tidak ada lagi.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini