KENDAL(TERASMEDIA.ID)-Sebanyak 167 santri kembali mengikuti seleksi penerimaan Beasiswa Tahfidz Al Quran Tahun 2021 yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal, hari Sabtu – Minggu( 14-15 Agustus 2021) di Masjid Agung Kendal.

Seleksi ini merupakan tahun ketiga dengan jumlah peserta yang terus bertambah. Panitia juga menerapkan protokol kesehatan(Prokes) ketat terhadap para serta yang mengikuti seleksi ini.

Ketua Baznas Kendal KH M.Ubaidillah, mengatakan, seleksi Tahfidz Al-Quran ini, diikuti para santri baik putra maupun putri yang sedang menghafal Al-Quran di Pondok Pesantren di Kabupaten Kendal yang terdaftar di Kemenag.

“Seperti tahun-tahun lalu, seleksi terdapat tiga majlis, yaitu menghafal juz 1-10, juz 1-20, dan juz 1-30. Kategori penilaian antara lain fasohah (kefasihan), tahfidz, tajwid, dan adab dengan dewan juri sejumlah 9 orang,”kata Ketua Baznas Kendal KH M.Ubaidilah, yang kini memasuki purna tugas,Minggu(15/08/2021).

Menurut Ubaidillah, antusiasme peserta dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2019, pendaftar 100 orang, lolos administrasi 40 orang, dari kuota 35 beasiswa hanya terpenuhi 13 santri yang lolos.

Tahun 2020, pendaftar 217 orang, lolos administrasi 99 orang , setelah diseleksi lolos 37 orang. Tahun 2021 jumlah pendaftar 342 orang, lolos administrasi 167, akan diambil kuota 60 orang.

“Mereka yang lolos akan mendapat beasiswa dari Baznas Kendal sebesar Rp 6 juta, selama 1 tahun,”ujar Ubaidillah.

Beasiswa tersebut, lanjut Ubaidillah, diberikan maksimal Rp 500 ribu tiap bulan. Pengambilan lewat Bank BSI (Bris) dengan dibuatkan rekening terlebih dahulu bagi mereka yang lolos seleksi.

Sementara itu, Plt Wakil Ketua III bidang perencanaan dan keuangan, Nunuk Sarah Zenubia, mengatakan, total beasiswa Santri Tahfidz tahun ini, Rp 360 juta.

Pada bulan Agustus 2021 ini, Baznas Kendal juga akan melakukan seleksi beasiswa program sarjana (S1) untuk keluarga tidak mampu bekerja sama dengan UIN Walisongo Semarang.

“Karena situasinya masih pandemi Covid-19, panitia tetap menerapkan prokes ketat, yaitu memakai masker, sebelum masuk ke ruang lantai dua Masjid Agung Kendal, mereka juga harus mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun, dan duduk pun juga berjarak minimal satu meter,”pungkasnya.(Likwi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini