Bupati Kendal Dico M Ganinduto, kenakan pakaian Hasmat.(FOTO:TM/Likwi)

KENDAL(TERASMEDIA.ID)-Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun, dan bahkan bisa pula memulai dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya.

Apalagi dalam 20 tahun mendatang (2020-2040) Indonesia akan memasuki “Bonus Demografi”, yaitu periode di mana angka perbandingan antara jumlah penduduk usia non produktif (0-14 dan 65+ tahun) dengan jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) atau dependency ratio mencapai angka minimal.

Dalam periode ini, akan terdapat lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, saat menjadi pembina upacara “Hari Pahlawan” 10 November di lapangan Desa Bebengan Boja, Rabu(10/11/2021).

Namun di sisi lain, lanjut Dico, juga terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan yang harus diantisipasi dengan cerdas dan seksama.

“Kenyataan ini, harus kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya. Kita pasti bisa, karena Tuhan kita Maha Kaya dan Maha Adil. Hal ini harus menjadi cambuk untuk meneguhkan persatuan dan kesatuan Indonesia,”kata Dico.

Menurut Dico, bahwa semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 “Pahlawanku Inspirasiku”.

“Saya ucapkan selamat “Hari Pahlawan” kepada seluruh warga Kendal, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama daerah, bangsa dan negara, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa, “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar”, papar Dico.

Tentunya melalui momentum peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 ini, Dico meminta nilai-nilai pertempuran 10 November 1945 di Surabaya silam, yang diperingati sebagai Hari Pahlawan ini, harus dicontoh dengan tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halangan.

“Mari kita bergandengan tangan untuk bersama- sama berkarya nyata demi menciptakan “Kendal Handal, Unggul, Makmur, dan Berkeadilan”,ucap Dico.

Dico juga mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama bahu membahu dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggungjawab serta penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan, memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.(Likwi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini